Kamis, 20 Agustus 2015
Generasi Sistem Operasi
Sistem
operasi telah berevolusi sejak komputer diciptakan. Perkembangan sistem
komputer dibagi empat kurun waktu (generasi). Perkembangan sistem komputer
melibatkan sistem perangkat keras dan sistem perangkat lunak. Generasi Pertama
(1945-1955) Pada generasi ini, sistem komputer belum dilengkapi sistem operasi,
tapi beberapa fungsi dasar sistem operasi telah ada, misalnya FMS (Fortran
Monitoring System) dan IBSYS, keduanya merupakan bagian yang fungsinya
merupakan komponen sistem operasi. Generasi Kedua (1955-1965) Pada tahun 1964,
IBM mengeluarkan keluarga komputer dengan system/360, beberapa kelas komputer
S/360 dirancang agar kompatibel secara perangkat keras. System/360 atau dikenal
dengan S/360 menggunakan sistem operasi OS/360. system 360 berevolusi menjadi
System 370. Generasi Ketiga (1965-1980) Perkembangan sistem operasi berlanjut,
dikembangkan untuk melayani banyak pemakai interaktif sekaligus.
Pemakai-pemakai interaktif berkomunikasi komputer lewat terminal secara online
(secara langsung dihubungkan) ke komputer. Sistem komputer menjadi : Multiuser,
yaitu digunakan banyak orang sekaligus Multiprogramming Metode yang
memungkinkan dua buah program/lebih dijalankan secara serentak pada sebuah
komputer dan berbagai sumber daya dalam waktu yang berlainan. Konsep
multiprogramming bias diibaratkan sebagai pekerja yang tak hanya menangani satu
pekerjaan sehingga tak ada waktu yang terbuang. Time Sharing Metode yang
dipakai dalam sistem operasi yang memungkinkan sejumlah pemakai dapat
berinteraksi dengan proses yang dibuatnya secara bergantian dengan jumlah waktu
yang sama. Time sharing merupakan pengembangan lebih lanjut dari
multiprogramming. Penyimpanan Virtual Metode yang menangani sejumlah program
dengan membagi program-program tersebut ke dalam bagian yang kecil dengan
ukuran sama. Metode seperti ini diterapkan antara lain pada Windows. Multitasking
Metode yang memungkinkan seorang pemakai menjalankan sejumlah program dalam
waktu yang sama. Cara ini sangat umum dalam sistem PC. Dengan menggunakan
sistem operasi Windows, seseorang dapat menjalankan program Word untuk membuat
dokumen dan sekaligus menjalankan program Excel untuk membuat
perhitungan-perhitungan dalam table. Pemakai dapat berpindah dari satu program
aplikasi yang satu dengan program aplikasi yang lain dengan mudah
Multiprocessing Metode dengan kemampuan sistem operasi yang menjalankan dua
atau lebih intruksi secara serentak dengan menggunakan sejumlah CPU dalam
sebuah komputer. Melalui sistem tersebut kita dapat mengatur sejumlah CPU untuk
menjalankan instruksi yang berbeda dalam sebuah program. Generasi Keempat
(1980-199x) Sistem operasi tidak lagi hanya untuk satu mode, tapi banyak mode
yang mendukung batch processing, timesharing, dan (soft) real-time
applications. Generasi ini ditandai dengan berkembang dan meningkatnya komputer
desktop (komputer pribadi) dan teknologi jaringan. Sistem operasi ini telah
sanggup memberi antarmuka grafis yang nyaman. Network Operating SystemSistem
operasi diperuntukan jaringan komputer dimana pemakai mnyadari keberadaan
komputer yang terhubung Berikut ini penguraian sejarah sistem operasi dari DOS,
Mac, Windows, BSD, sampai Linux. 1980 QDOS : Tim Paterson dari Seattle Computer
menulis QDOS yang dibuat dari OS terkenal pada masa itu, CP/M. QDOS (Quick and
Dirty Operating System) dipasarkan oleh Seatle Computer dengan nama 86-DOS
karena dirancang untuk prosesor Intel 8086. Microsoft : Bill Gates dari
Microsoft membeli lisensi QDOS dan menjualnya ke berbagai perusahaan komputer.
1981 PC DOS : IBM meluncurkan PC DOS yang dibeli dari Microsoft untuk
komputernya yang berbasis prosesor Intel 8086. MS DOS : Microsoft menggunakan
nama MS DOS untuk OS ini jika dijual oleh perusahaan diluar IBM. 1983 MS DOS
2.0 : Versi 2.0 dari MS DOS diluncurkan pada komputer PC XT. 1984 System 1.0 :
Apple meluncurkan Macintosh dengan OS yang diturunkan dari BSD UNIX. System 1.0
merupakan sistem operasi pertama yang telah berbasis grafis dan menggunakan
mouse. MS DOS 3.0 : Microsoft meluncurkan MS DOS 3.0 untuk PC AT yang
menggunakan chip Intel 80286 dan yang mulai mendukung penggunaan hard disk
lebih dari 10 MB. MS DOS 3.1 : Microsoft meluncurkan MSDOS 3.1 yang
memberikan dukungan untuk jaringan. 1985 MS Windows 1.0 : Microsoft
memperkenalkan MSWindows, sistem operasi yang telah menyediakan lingkungan
berbasis grafis (GUI) dan kemampuan multitasking. Sayangnya sistem operasi ini
sangat buruk performanya dan tidak mampu menyamai kesuksesan Apple. Novell
Netware : Novell meluncurkan sistem operasi berbasis jaringan Netware 86 yang
dibuat untuk prosesor Intel 8086. 1986 MS DOS 3.2 : Microsoft meluncurkan MS
DOS 3.2 yang menambahkan dukungan untuk floppy 3.5 inch 720 KB. 1987 OS/2 : IBM
memperkenalkan OS/2 yang telah berbasis grafis, sebagai calon pengganti IBM PC
DOS. MS DOS 3.3 : Microsoft meluncurkan MS DOS 3.3 yang merupakan versi
paling populer dari MS DOS. Windows 2.0 : Windows versi 2.0 diperkenalkan.
MINIX : Andrew S. Tanenbaum mengembangkan Minix, sistem operasi berbasis Unix
yang ditujukan untuk pendidikan. MINIX nantinya menginspirasi pembuatan Linux.
1988 MS DOS 4.0 : Microsoft mengeluarkan MSDOS 4.0 dengan suasana grafis. WWW
: Proposal World Wide Web (WWW) oleh Tim BernersLee. 1989 NetWare/386 (juga
dikenal sebagai versi 3) diluncurkan oleh Novell untuk prosesor Intel 80386.
1990 Perpisahan : Dua perusahaan raksasa berpisah, IBM berjalan dengan OS/2 dan
Microsoft berkonsentrasi pada Windows. Windows 3.0 : Microsoft meluncurkan
Windows versi 3.0 yang mendapat sambutan cukup baik. MSOffice : Microsoft
membundel Word, Excel, dan PowerPoint untuk menyingkirkan saingannya seperti
Lotus 123, Wordstar, Word Perfect dan Quattro. DR DOS : Digital Research
memperkenalkan DR DOS 5.0. 1991 Linux 0.01 : Mahasiswa Helsinki bernama Linus
Torvalds mengembangkan OS berbasis Unix dari sistem operasi Minix yang diberi
nama Linux. MS DOS 5.0 : Microsoft meluncurkan MSDOS 5.0 dengan penambahan
fasilitas full-screen editor, undelete, unformat dan Qbasic. 1992 Windows 3.1
: Microsoft meluncurkan Windows 3.1 dan kemudian Windows for Workgroups 3.11 di
tahun berikutnya. 386 BSD : OS berbasis Open Source turunan dari BSD Unix didistribusikan
oleh Bill Jolitz setelah meninggalkan Berkeley Software Design, Inc (BSDI). 386
BSD nantinya menjadi induk dari proyek Open Source BSD lainnya, seperti NetBSD,
FreeBSD, dan OpenBSD. Distro Linux : Linux didistribusikan dalam format distro yang
merupakan gabungan dari OS plus program aplikasi. Distro pertama Linux dikenal
sebagai SLS (Softlanding Linux System). 1993 Windows NT : Microsoft meluncurkan
Windows NT, OS pertama berbasis grafis tanpa DOS didalamnya yang direncanakan
untuk server jaringan. Web Browser : NCSA memperkenalkan rilis pertama Mosaic,
browser web untuk Internet. MS DOS 6.0 : Microsoft memperkenalkan MSDOS 6.0
Upgrade, yang mencakup program kompresi harddisk DoubleSpace. Slackware :
Patrick Volkerding mendistribusikan Slackware Linux yang menjadi distro populer
pertama di kalangan pengguna Linux. Debian : Ian Murdock dari Free Software
Foundation (FSF) membuat OS berbasis Linux dengan nama Debian. MS DOS 6.2 :
Microsoft meluncurkan MSDOS 6.2. NetBSD : Proyek baru OS berbasis Open Source
yang dikembangkan dari 386BSD dibuat dengan menggunakan nama NetBSD. FreeBSD :
Menyusul NetBSD, satu lagi proyek yang juga dikembangkan dari 386BSD dibuat
dengan nama FreeBSD. 1994 Netscape : Internet meraih popularitas besar saat
Netscape memperkenalkan Navigator sebagai browser Internet. MSDOS 6.22 :
Microsoft meluncurkan MSDOS 6.22 dengan program kompresi bernama DriveSpace.
Ini merupakan versi terakhir dari MS DOS. FreeDOS : Jim Hall, mahasiswa dari
Universitas WisconsinRiver Falls Development mengembangkan FreeDOS. FreeDOS
dibuat setelah Microsoft berniat menghentikan dukungannya untuk DOS dan
menggantikannya dengan Windows 95. SuSE : OS Linux versi Jerman dikembangkan
oleh Software und System Entwicklung GmbH (SuSE) dan dibuat dari distro Linux
pertama, SLS. Red Hat : Marc Ewing memulai pembuatan distro Red Hat Linux. 1995
Windows 95 : Microsoft meluncurkan Windows 95 dengan lagu Start Me Up dari
Rolling Stones dan terjual lebih dari 1 juta salinan dalam waktu 4 hari. PC DOS
7 : IBM memperkenalkan PC DOS 7 yang terintegrasi dengan program populer
pengkompres data Stacker dari Stac Electronics. Ini merupakan versi terakhir
dari IBM PC DOS. Windows CE : Versi pertama Windows CE diperkenalkan ke publik.
PalmOS : Palm menjadi populer dengan PalmOS untuk PDA. OpenBSD : Theo de Raadt
pencetus NetBSD mengembangkan OpenBSD. 1996 Windows NT 4.0 : Microsoft
meluncurkan Windows NT versi 4.0 1997 Mac OS : Untuk pertama kalinya Apple
memperkenalkan penggunaan nama Mac OS pada Mac OS 7.6. 1998 Windows 98 : Web
browser Internet Explorer menjadi bagian penting dari Windows 98 dan berhasil
menumbangkan dominasi Netscape Navigator. Server Linux : Linux mendapat
dukungan dari banyak perusahaan besar, seperti IBM, Sun Microsystem dan Hewlet
Packard. Server berbasis Linux mulai banyak dipergunakan menggantikan server
berbasis Windows NT. Google : Search Engine terbaik hadir di Internet dan
diketahui menggunakan Linux sebagai servernya. Japan Goes Linux : TurboLinux
diluncurkan di Jepang dan segera menjadi OS favorit di Asia, khususnya di
Jepang, China dan Korea. Mandrake : Gael Duval dari Brazil mengembangkan distro
Mandrake yang diturunkan dari Red Hat. 1999 Support : Hewlett Packard
mengumumkan layanan 24/7 untuk distro Caldera, Turbo Linux, Red Hat dan SuSE.
Corel Linux : Corel pembuat program Corel Draw, yang sebelumnya telah
menyediakan Word Perfect versi Linux, ikut membuat OS berbasis Linux dengan
nama Corel Linux dan yang nantinya beralih nama menjadi Xandros. 2000 Mac OS/X
: Mac OS diganti dengan mesin berbasis BSD Unix dengan kernel yang disebut
sebagai Mac OS/X. Windows 2000: Microsoft meluncurkan Windows 2000 sebagai
penerus Windows NT. Windows Me : Microsoft meluncurkan Windows Me, versi
terakhir dari Windows 95. China Goes Linux : Red Flag Linux diluncurkan dari
Republik Rakyat China. Microsoft vs IBM : CEO Microsoft Steve Ballmer menyebut
Linux sebagai kanker dalam sebuah interview dengan Chicago SunTimes. Di lain
pihak, CEO IBM Louis Gartsner menyatakan dukungan pada Linux dengan
menginvestasikan $ 1 milyar untuk pengembangan Linux. 2001 Windows XP :
Microsoft memperkenalkan Windows XP. Lindows: Michael Robertson, pendiri
MP3.com, memulai pengembangan Lindows yang diturunkan dari Debian. Nantinya
Lindows berganti nama menjadi Linspire karena adanya tuntutan perubahan nama
oleh Microsoft. 2002 Open Office : Program perkantoran berbasis Open Source
diluncurkan oleh Sun Microsystem. OS Lokal : OS buatan anak negeri berbasis
Linux mulai bermunculan, diantaranya Trustix Merdeka, WinBI, RimbaLinux, Komura.
2003 Windows 2003 : Microsoft meluncurkan Windows Server 2003. Fedora : Redhat
mengumumkan distro Fedora Core sebagai penggantinya. Nantinya ada beberapa
distro lokal yang dibuat berbasiskan Fedora, seperti BlankOn 1.0 dan IGOS
Nusantara. Novell : Ximian, perusahaan pengembang software berbasis Linux
dibeli oleh Novell, begitu juga halnya dengan SuSE yang diakuisisi oleh Novell.
LiveCD : Knoppix merupakan distro pertama Linux yang dikembangkan dengan konsep
LiveCD yang bisa dipergunakan tanpa harus diinstal terlebih dahulu. Distro
lokal yang dibuat dari Knoppix adalah Linux Sehat dan Waroeng IGOS. 2004 Ubuntu
: Versi pertama Ubuntu diluncurkan dan didistribusikan ke seluruh dunia. Ada
beberapa versi distro yang dikeluarkan, yaitu Ubuntu (berbasis Gnome), Kubuntu
(berbasis KDE), Xubuntu (berbasis XFCE), dan Edubuntu (untuk pendidikan). 2005
Mandriva : Mandrake bergabung dengan Conectiva dan berganti nama menjadi
Mandriva. 2006 Unbreakable Linux : Oracle ikut membuat distro berbasis Linux
yang diturunkan dari Red Hat Enterprise. CHIPLux : Distro lokal terus
bermunculan di tahun ini, bahkan Majalah CHIP yang lebih banyak memberikan
pembahasan tentang Windows juga tidak ketinggalan membuat distro Linux dengan
nama CHIPLux, yang diturunkan dari distro lokal PC LINUX dari keluarga
PCLinuxOS (varian Mandriva). CHIPLux merupakan distro lokal pertama yang
didistribusikan dalam format DVD. 2007 Vista : Setelah tertunda untuk beberapa
lama, Microsoft akhirnya meluncurkan Windows Vista. Windows Vista
memperkenalkan fitur 3D Desktop dengan Aero Glass, SideBar, dan Flip 3D.
Sayangnya semua keindahan ini harus dibayar mahal dengan kebutuhan spesifikasi
komputer yang sangat tinggi. 2008 3D OS : Tidak seperti halnya Vista yang
membutuhkan spesifikasi tinggi, 3D Desktop di Linux muncul dengan spesifikasi
komputer yang sangat ringan. Era hadirnya teknologi 3D Desktop di Indonesia
ditandai dengan hadirnya sistem operasi 3D OS yang dikembangkan oleh PC LINUX.
Ada beberapa versi yang disediakan, yaitu versi 3D OS untuk pengguna umum serta
versi distro warnet Linux dan game center Linux.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar